Disaat ‘Persahabatan’ membenci

“Setiap manusia di dunia
Pasti punya kesalahan
Tapi hanya yang pemberani
Yang mau mengakui”

begitulah hidup ini mengajarkan, bahwa manusia kerap berbuat salah.. atau sebaliknya.. kadang kita menjadi korban dari kesalahan itu.
sudah sepantasnya kesalahan diiringi oleh ketulusan permintaan maaf,
sebesar apapun luka yang menganga,, percayalah… bongkahan es di hati manusia dapat mencair dengan satu kunci : ketulusan penyesalan.

“Setiap manusia di dunia
Pasti pernah sakit hati
Hanya yang berjiwa satria
Yang mau memaafkan”

Lantas, kadang juga hati ini sulit memaafkan ketika sudah tersakiti…
begitulah sebuah kebaikan, menjanjikan surga namun mengamalkannya terasa diperintahkan loncat ke bara api neraka.
seperti goresan sebuah pisau tajam di kulit kita, akan membekas seiring pergantian selnya.. begitulah hati yang tersakiti.
namun… menerimanya sebagai sebuah cara untuk membuatmu kuat, itulah yang terbaik.
menjadilah kesatria ukhti!
setajam apapun pedang yang mengancam, ia tak akan pernah mundur apalagi menyalahkan orang lain.

“Betapa bahagianya
Punya banyak teman
Betapa senangnya

Betapa bahagianya
Dapat saling menyayangi
Mensyukuri karunia-Nya”

subhanallah…walhamdulillah…
semoga kami termasuk hamba yang berbahagia itu ya Rabb.. semoga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: